fbpx
9 Keunggulan Alpukat Miki

9 Keunggulan Alpukat Miki

9 Keunggulan Alpukat Miki

Keunggulan Alpukat Miki – Alpukat miki merupakan salah satu jenis alpukat unggul khusus dataran rendah yang telah dikembangkan oleh Pusat Kajian Buah-buahan Tropika IPB dengan peneliti Dr. Sobir dan kawan kawan. Tanaman alpukat miki ini mempunyai buah berukuran besar yang rata-rata mencapai berat 400-600 gram/buah. Buah alpukat miki memiliki tampilan daging buah tebal berwarna kuning dan mempunyai manis tanpa rasa getir.

Selain termasuk jenis alpukat khusus dataran rendah, tanaman alpukat miki ini juga memiliki sifat yang genjah atau mudah berbuah. Tanaman alpukat miki dapat mulai menghasilkan buah pada saat usia 2 – 3 tahun saja, dimana lazimnya tanaman alpukat akan mulai memasuki masa produksi pada usia di atas 5 tahun. Lalu apa saja sich keunggulan alpukat miki ini? berikut ini adalah keunggulan alpukat miki yang layak anda ketahui :

  1. Daging Buah Berkwalitas Bagus

    Alpukat Miki tergolong dalam jenis alpukat Mentega, hal ini dikarenakan tekstur daging buahnya yang pulen, lembut, creamy namun tak berair. Kwalitas daging buah seperti inlah yang banyak dicari penikmat buah Alpukat.
    Cara mudah mengetahui kwalitas daging buah Alpukat yaitu dengan cara mengambil daging buah yang sudah matang menggunakan sendok, kemudian anda hentakkan kebawah secara perlahan.
    Bila daging buah di sendok mudah jatuh maka kwalitas buahnya bisa diktakan kurang bagus karena kandungan airnya banyak. Namun bila daging sulit jatuh atau bisa dikatakan agak lengket maka bisa disimpulkan daging buah alpukat tersebut berkwalitas bagus.
    Selain itu, daging buah alpukat yang menagndung banyak air biasanya lebih mudah bususk sebelum matang merata. Dan bila sedikit saja terbentur hingga memar, akan mudah membekas sampai bagian dalam.

  2. Daun Tidak disukai Ulat

    Bila Anda salah satu dari sekaian banyak orang yang takut menanam bibit alpukat karena akan banyak dihuni ulat bulu dan sejenisnya maka anda patut tersenyum lebar, karena untuk beberapa jenis Alpukat Unggul salah satunya Alpukat Miki memiliki daun yang tidak disukai ulat.
    Mengapa bisa demikian? Seperti apakah analogikanya?
    Setiap pohon yang dihinggapi ulat tidak mungkin sekali datang langsung banyak, melainkan ada proses perkembangbiakan disitu, yang ahirnya ulat akan terus bertambah banyak.
    Namun dalam proses pertumbuhan dan perkembang biakan baik hewan maupun manusia membutuhkan enzim Protease, dimana enzim ini berfungsi memecah protein dari makanan yang dikonsumsi menjadi molekul-molekul yang lebih kecil. Jika tidak ada enzim ini maka protein tidak bisa akan terpecah sehingga proses pertumbuhan akan terhambat dan berujung kematian.
    Menurut kepala Pusat Kajian Buah Tropika, Bapak Sobir PhD. Daun Alpukat Miki mengandung enzim Anti- Protease, meskipun jumlahnya tidak terlalu banyak. Sehingga ketika daun dimakan oleh ulat, maka protein yang ada dalam tubuh ulat tersebut tidak akan terpecah. Alhasil pertumbuhan dan perkembangbiakan ulat akan terhenti.

  3. Rasa Buah Sangat Lezat

    Rasa buah alpukat Miki sangat enak, gurih dan sedikit rasa manis saat buah benar-benar tua serta tanpa ada rasa pahit atau getir sama sekali. Beberapa buah alpukat yang kwalitanya kurang bagus biasanya akan terdapat serat kecil yang bila dimakan akan terasa pahit. Namun tidak demikian dengan Alpukat Miki ini.

     

  4. Kulit Buah Halus dan Mengkilap

    Bila anda pernah melihat beberapa jenis buah Alpukat pasti anda pernah menemukan buah Alpukat dengan kulit tidak halus. Berbeda halnya dengan buah Alpukat Miki, kulit buah halus dan mengkilap. Ini menandakan bahwa buah tidak mudah terserang hama, selain tu ciri buah dengan kulit halus biasanya akan lebih mudah matang sempurna dan tidak mudah busuk.
    Untuk warna buah alpukat Miki hijau merata, namun untuk buah yang banyak terpapar sinar matahari biasanya akan muncul sedikit warna kuning dan terlihat buah sudah matang/ tua. Hal ini perlu anda waspadai agar nantinya anda tidak salah petik, meski buah sebenarnya masih muda akan terlihat sudah tua bila terletak dibagian yang banyak terpapar sinar matahari langsung.

  5. Cepat Berbuah

    Pohon Alpukat jenis Miki ini tergolong cepat berbuah, pohon usia 3 tahun dengan ketinggian sekitar 2.5 meter mampu berbuah sekitar 15 kg di ketinggian sekitar 20 mdpl (dataran rendah). Dan akan lebih cepat berbuah bila ditanam diktinggian antara 600- 800 mdpl, usia sekitar 2 tahun – 2.5 tahun sudah mulai belajar berbuah.

  6. Genjah, Berbuah Beberapa Kali dalam Setahun

    Keungulan lain yang dimiliki alpukat miki adalah memiliki sifat genjah atau termasuk jenis alpukat yang cepat berbuah. Pohon alpukat miki akan mulai berbuah saat tanaman sudah berumur 3 hingga 4 tahun sejak penanaman. Sementara jenis pohon alpukat yang lain, biasanya mulai berbuah setelah berusia 6-7 tahun.

  7. Tingkat Produktivitas Tinggi

    Dalam satu pohon Alpukat Miki usia 3 tahun sudah mampu menghasilkan buah 5kg – 10kg untuk pohon dengan tanpa perawatan sama sekali, dan mampu mencapai 15kg -20kg untuk pohon dengan perawtan yang baik dan tepat.
    Semakin tua usia pohon semakin banyak pula produktivitas buah yang dihsailkan, bahkan menurut pengakuan Pak Elvin salah satu pekebun Alpukat Miki didaerah Jawa Barat, pohon usia 6 tahun rata-rata mampu memproduksi buah sebanyak 100kg bahkan lebih.
    Memang salah satu kelemahan dari alpukat Miki yaitu ukurannya yang sedang, berat rata-rata per buah 6 ons dengan berat maksimal 9 ons. Meski buah Alpukat miki tidak memiliki ukuran jumbo seperti layaknya Alpukat Pluwang yang mampu mencapai berat maksimal 1.5kg perbuahnya, namun produktivitas buahnya relatif tinggi. Keuntungan bagi anda yang ingin menggeluti usaha budidaya Alpukat Miki ini.

  8. Cocok Untuk Penanaman didataran Rendah Maupun Dataran Tinggi

    Tanaman Alpukat merupakan tanaman yang cocok ditanam didaerah dataran sedang- tinggi. Yaitu mampu tumbuh didataran dengan ketinggian sekitar 300 mdpl sampai 1400 mdpl. Namun akan lebih optimal tumbuh dan berbuah di ketinggian 500mdpl-900mdpl.
    Namun ada beberapa jenis alpukat yang mampu tumbuh baik didataran rendah dibawah 300 mdpl. Salah satunya adalah Alpukat Miki, beberapa pekebun bahkan ada yang menobatkan bahwa Alpukat Miki merupakan Alpukat dataran rendah. Ya memang benar karena sudah terbukti berbuah diketinggian 20 mdpl tanpa perlakuakn husus.
    Salah satu cara mengetahui jenis alpukat yang cocok untuk dataran rendah sampai tinggi adalah jenis yang memeliki buah dengan tekstur daging pulen, tidak berair. Jika daging buah yang dihasilkan becek atau tidak pulen maka bisa dipastikan jenis tersebut tidak layak untuk ditanam didataran rendah.

  9. Mampu Berbuah di Dalam Pot

    Salah satu kendala bagi masyarakat yang ingin memeiliki pohon Alpukat namun tidak memilki lahan yang cukup luas adalah dengan sistem Tabulampot. Untuk jenis buah seperti Mangga, Lengkeng, Buah Tin, Belimbing, Jambu Air sangat mudah bila ingin dijadikan Tabulampot. Namun untuk tanaman Alpukat tidak semudah jenis tanaman tadi.
    Selain karena waktu berbuahnya yang tidak secepat tanaman lainnya, juga karena ukuran buahnya bisa dikatakan relatif besar sehingga agak susah untuk dijadikan Tabulampot.
    Namun untuk jenis Alpukat Miki ini merupakan salah satu jenis Alpukat yang mudah berbuah di pot, tentu dengan perawatan yang baik selain itu bibit merupakan perbanyakan secara Vegetatif bukan dari biji.
    Perlu juga diketahui, tabulampot alpukat akan lebih mudah berbuah didataran dengan ketinggian minimal 400 mdpl, dibawah 400mdpl tetap bisa berbuah didalam pot namun dengan perlakukan yang lebih optimal.

Jika anda tertarik ingin berkebun alpukat miki, ada baiknya ada mempelajari terlebih dahulu tata cara bertanam alpukat miki yang aik dan benar. Hal ini tentunya agar tanaman alpukat miki mampu tumbuh dengan optimal dan cepat berbuah. Semoga artikel tersebut dapat menambah wawasan kita dan bermanfaat untuk kita semua. Terima kasih.

Kavling Kampung Quran Cianjur

Open chat
1
Assalamualaikum
Apakah ada yang bisa kami bantu?
Powered by